Drone Aerial Terbang di Kota: Seberapa Tinggi Sih yang Aman?
Drone Terbang di Kota: Seberapa Tinggi Sih yang Aman?
![]() |
Drone Terbang di Kota: Seberapa Tinggi Sih yang Aman? |
Halo, kamu! Pasti pernah lihat kan, video atau foto keren dari udara yang diambil pakai drone? Apalagi di kota besar kayak Surabaya ini, pemandangan gedung-gedung tinggi atau aktivitas yang padat kalau dilihat dari atas itu memang beda banget.
Tapi, pernah kepikiran gak sih, seberapa tinggi sih drone itu boleh terbang di perkotaan? Asal terbang aja atau ada aturannya? Yuk, kita bahas biar aman dan gak nyalahin aturan!
Kenapa Ketinggian Aman Penting Banget?
![]() | |
|
Mungkin kamu mikir, "Ah, terbangin aja setinggi-tingginya biar dapat view yang bagus!" Eits, jangan salah! Ada beberapa alasan penting kenapa ketinggian terbang drone itu gak boleh sembarangan, terutama di perkotaan:
Keamanan Pesawat Berawak: Ini yang paling utama. Di atas kita itu ada pesawat komersil, helikopter, atau pesawat pribadi yang lalu-lalang. Kalau drone kita terbang terlalu tinggi dan masuk jalur penerbangan mereka, bahaya banget! Bisa tabrakan dan fatal akibatnya.
Gangguan Sinyal: Di perkotaan, banyak banget sinyal radio, Wi-Fi, tower telekomunikasi, dan lain-lain. Kalau drone terbang terlalu tinggi atau terlalu dekat dengan area sinyal padat, bisa aja sinyal kontrolnya terganggu. Akhirnya, drone bisa hilang kendali atau jatuh. Duh, gak mau kan?
Privasi Orang Lain: Drone dengan kamera canggihnya bisa ngerekam apa aja. Kalau terbang terlalu rendah atau di tempat yang salah, bisa aja kita tanpa sengaja ngerekam privasi orang lain. Ini bisa jadi masalah hukum, lho.
Peraturan Pemerintah: Nah, ini yang paling penting! Pemerintah itu sudah punya aturan soal ketinggian terbang drone. Tujuannya ya jelas, buat keamanan dan ketertiban. Kalau kita melanggar, bisa kena denda atau bahkan dipenjara. Serem, kan?
Jadi, Berapa Ketinggian Aman Drone di Perkotaan?
![]() | |
|
Secara umum, di Indonesia, untuk area di luar zona terbatas atau terlarang, ketinggian maksimum yang diizinkan untuk menerbangkan drone rekreasi adalah 120 meter (sekitar 400 kaki) dari permukaan tanah.
Penting nih buat dicatat:
Lihat Lingkungan Sekitar: Meskipun batasnya 120 meter, kamu tetap harus lihat kondisi sekitar. Kalau ada gedung tinggi di dekat lokasi terbang, pastikan drone kamu tidak melebihi ketinggian gedung itu dan tetap menjaga jarak aman.
Zona Terlarang (No-Fly Zone): Beberapa area itu benar-benar terlarang buat drone, kayak dekat bandara, instalasi militer, atau objek vital nasional. Pastikan kamu selalu cek peta zona terbang drone sebelum menerbangkan drone di mana pun. Aplikasi drone biasanya punya fitur ini kok.
Kondisi Cuaca: Angin kencang atau hujan bisa bikin drone hilang kendali, meskipun kamu terbang di ketinggian aman. Selalu perhatikan perkiraan cuaca sebelum terbang.
Izin Khusus: Untuk kebutuhan komersial atau terbang di area tertentu yang butuh izin, kamu harus mengajukan permohonan ke pihak berwenang ya. Pilot drone profesional biasanya sudah tahu prosedur ini.
Kesimpulan: Patuhi Aturan, Terbang Aman!
Intinya, menerbangkan drone itu asyik banget, tapi harus tetap patuh aturan dan mengutamakan keamanan. Jangan cuma mikirin hasil foto atau video yang bagus, tapi keselamatan diri sendiri, orang lain, dan alat kita juga harus jadi prioritas utama. Terbang di ketinggian yang aman, pahami aturan, dan selalu waspada sama lingkungan sekitar.
Why Drone Aerial adalah Penyedia Jasa Pilot Drone untuk Pengambilan Foto dan Video Udara dengan Menggunakan Drone Jenis Aerial (DJI Series) | Phone/Whatsapp at 0877-2640-4097
Daripada bingung mikirin aturan dan risiko, serahkan saja pada ahlinya! Kami di Why Drone Aerial siap bantu kamu mendapatkan foto dan video udara terbaik dengan aman dan sesuai peraturan. Pilot profesional kami menggunakan drone DJI Series terbaru untuk hasil yang memukau. Langsung hubungi kami sekarang juga!